Selasa, 18 Februari 2014

Akhirku


Hari itu telah tiba
Gravitasi memudar
Supernova terpecah dalam kilauan
Dalam bintang harapku musnah
Dalam galaksi jiwaku terpendar
Melayang diantara bidang ekliptika
Garisnya menentukan luka
Sagitarius telah arahkan anak panah
Dalam naungan hamparan malam
Putri bintang merintih pilu
Gugusan hati meluruh di tiap napasku
Dinginnya membekukan jiwa
Menatap nyalang kedatangannya
Waktuku telah berhenti
Dalam senyum manis maha diraja

Minggu, 16 Februari 2014

Phantom

Dia adalah topengku
Apa aku bisa lari darinya
Sesosok wajah dalam kegelapan
Suaranya mengisi jiwaku
Aku melihat matanya
Penuh kesedihan dunia
Di mata itu ada ancaman
Ada kekaguman
Aku berikan musikku
Membuat laguku terbang
Katakan kau akan berbagi denganku
Satu cinta dalam hidup
Setiap malam dan pagi
Sembunyikan wajahmu
Hingga dunia tak melihatmu
Sampai kau tenggelam dalam cahaya
Dalam tidur dia menyanyikanmu
Dalam mimpi dia datang
Terlalu lama menahan kesedihan
Kenapa tak bisa lewati kematian
Tak ada kenangan
Tak ada memori\
Hilang semua kisah
Semua yang indah
Semua yang terlewatkan
Tahun-tahun yang sia-sia
Biarkan mimpi berkuasa

Sabtu, 15 Februari 2014

Drama SMA

Haaloo haloo...
Di malam yang berdebu ini aku ingin membuka lembaran lama masa-masa SMA..ciyee
daan aku nemu sebuah file dalam direktori data D ternyata eh ternyata itu naskah drama  pas jaman aku masih unyu dulu. Jadi ceritanya dulu pas kelas IX disuruh pak guru bahasa Indonesia bikin film yang berdurasi sekitar 1 jam, nah kelompok aku mengusung tema cinta, keluarga dan persahabatan... langsung aja ya ini dia naskahnya, monggo dinikmati :)


Jumat, 14 Februari 2014

Pagi Penuh Debu Part II


 Ini nih data yang aku dapet dari berbagai web mengenai meletusnya gunung Kelud ini :
Status erupsi gunung kelud dari radio Andika FM Kediri:

§  Pukul 21:15 Status gunung kelud level 4 (awas), wilayah 10 km dari puncak kelud harus steril.
§  Pukul 22:55 WIB, letusan pertama
§  Pukul 23:00, letusan kedua
§  Pukul 23:23, letusan ketiga
§  Pukul 23:29, letusan keempat
§  Pukul 23:36, letusan kelima disetai hujan pasir
§  pukul 23:41, letusan keenam disertai letusan kerikil, pasir dan debu vulkanik
Source : http://djangkies.net/erupsi-gunung-kelud-2014.html

Truss pertanyaannnya kenapa sih erupsi gunung Kelud itu banyak banget dan menyebar dalam radius ratusan meter bahkan sampai tempat saya di Bumiayu, Kab. Brebes, Jawa Tengah ?  Setau saya itu karena tipe gunung Kelud adalah tipe stratovolcano. Gunung api jenis ini disebut juga composite volcano itu tuh gunung api yang misal dia batuk ( erupsi ) ngeluarin magma yang bersifat andesitik dan riolotik. Nah, selain itu gunung api ini juga mengeluarkan bahan-bahan fragmental yang membentuk tubuh gunung api yang berlapis-lapis. Karena tipe letusan masuk kategori stratovulkan eksplosif. Danau kawah yang berasal dari tampungan air hujan itulah yang berubah menjadi lahar panas saat erupsi terjadi. Periode letusan Kelud durasinya lebih pendek dibandingkan Merapi yang terjadi dalam rentang hitungan bulan, sedangkan Kelud dalam hitungan jam. Bahkan secara volume material yang dimuntahkan, Kelud pernah mengalirkan sekitar 100 juta meter kubik material dari dalam perut bumi (1990). Bandingkan dengan Sinabung kemarin yang hanya sekitar 15 juta meter kubik selama 4 bulan. Karena itu daya rusaknya sangat luar biasa. ( ngeriiii )


 Sementara berdasarkan tingkat aktivitas, sifat ledakan materi vulkanik dan dan komposisi materi vulkaniknya gunung Kelud merupakan tipe St. Vincent bercirikan lava kental dan tekanan gas sedang. Di dalam kawah terdapat danau dan sewaktu meledak air dalam danau dimuntahkan keluar ( ngeri ih ). Nah setelah kawah tidak berair lagii kejadian yang seru dimulai #plak yaitu terjadi aktivitas pelemparan bahan-bahan piroklastik dan awan pijar. Pada gunung Kelud ini kan juga terbentuk anak gunung Kelud ( kubah lava ) akibat letusan pada tahun 2007. 

Hujan debu yang terjadi di Yogyakarta syukurnya tidak terlalu menghambat aktivitas warga. Beberapa warga tampak mengguyur jalanan depan rumah sambil pake masker. Naaah, cerita dari apotek nih..banyak orang yang ngantri beli masker hehe..kayak ngantri sembako aja :D

Kalo ini nih keadaan depan masjid kampus UGM siang ini. Hm..salju abu-abu.
 

Dan sebenernya hari ini BEM Biologi UGM dengan dimotori oleh dept. Jaringan mengadakan aksi cepat tanggap bagi-bagi masker di seputaran jalan kaliurang tapi karena saya sesak napas jadi aku gak bisa ikut deh :( Tetep semangat dan sukses deh buat temen2 BEMBI karena sekarang itu pahlawan yang sebenernya adalah relawan :) 

Disini saya cuma bisa menulis dan berdoa semoga warga disekitar gunung Kelud diberi ketabahan, amin ya Rabb.

"lalu kebun itu diliputi malapetaka (yang datang) dari Tuhanmu ketika mereka sedang tidur," (Al-Qolaam: 19)

"Dan peliharalah dirimu dari pada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya." (Al Alfaal: 25)

Selayaknya doa Nabi Nuh yang terlontar dari lisannya:
”Ya Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari memohon kepada Engkau sesuatu yang aku tidak mengetahui (hakekatnya). Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaku, dan tidak menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku akan termasuk orang-orang yang merugi. (QS. Hud : 47)
yok #prayforkelud


Pagi Penuh Debu Part 1

Yogyakarta, 13 Februari 2014 12.23 AM
Rimm, gunung Kelud Meletus ya gimana kabar Jogja ?
Bunyi sms temenku, Azmi. Saat aku membacanya aku masih berada diantara dua dunia, ya dunia mimpi dan dunia nyata -_- Saat itu responku Cuma membaca dan membuang meletakan kembali si Hp di tempatnya dengan kesadaran yang hanya 27%.
Jam 05.05 WIB
Uaaaawgh…aku bangun dengan damainya dari mimpi absurdku. Kulangkahkan kaki dengan semangat 2014 untuk berwudhu dan sholat subuh dengan setengah tidur khusyu B). Pikiranku pagi itu ada 2 :
1. Nyuci baju
2. Makan rendang
Karena pakaian kotor sudah numpuk kuputuskan untuk menyuci di pagi hari.

Pada saat itu aku sempet ngerasa janggal, ini kok sudah jam 6 kurang seperempat masih gelap gulita ya ? apa jamku mati yak ? coba lilirik jam tangan dan jam di hp ku “loh bener jamnya udah siang o_O ini kenape jam pada error gini ? gitu pikirku. Ah yasudah biarin. Aku tetap melanjutkan acara cuci-menyuciku. Tiba-tiba mbak kosku datang dengan masih pake mukena dan ekspresi wajah kayak orang abis ngeliat batu bisa nyanyi. “Hey Riiimm ! masa jalan ada abu semua ya, ini kenapa, masa bisa gitu, blab la bla” ceracaunya. Dan tiba-tiba da kalimat ajaib keluar dari mulutku “Sudah gak usah panik mbak, gunung Kelud meletus” ( aku ga tau dapat kalimat ini darimana haha mungkin alam bawah sadarku ingat sama sms temenku yang kubaca dengan kesadaran 27% itu ) setelah itu kami menyaksikan pemandangan yang baru pertama kulihat seumur-umur. Wow langitnya soswit bingiit oranye gimanaaa gitu, jalanan berwarna putih pucat, genteng-genteng juga berwarna putih pucat. Seketika aku membayangkan rumah-rumah tembok beton itu adalah rumah-rumah roti dan coklat ala dunia Hansel and Greetel  ( haaha ).

 Dan sedetik kemudian aku kembali ke dunia nyata dengan melihat kenyataan pahit ( baca : tumpukan baju kotor ) akhirnya kulanjutkan lagi menyuci sambil membayangkan saat itu aku sedang di Blitar lagi lari-lari mengungsi dengan wajah dan pakaian penuh debu. Hikz  aku benci bencana tapi bencana adalah rencana. Jika yang diatas sudah bertitah mau tak mau kita harus pasrah namun tetap tabah.
Ya, diatas itu sekelumit cerita tentang reaksi melihat abu vulkanik.
Setelah mencuci aku cek hp dan sudah banyak sms yang mengabarkan batuknya si Kelud. Gunung Kelud yang terletak di kecamatan Talun, Kabupaten Bliitar, Jawa Timur meletus jam 22.55 WIB  tanggal 13 Februari 2014. Erupsinya sendiri mencapai  puluhan kilometer. Material padat yang dimuntahkan berupa kerikil dan abu vulkanik serta material cair berupa lava pijar. Kilat yang menyala-nyala juga turut menghasi langit Blitar. Namun menurut tempo.co.id menjelang subuh sambaran kilat mulai mereda. Bunyi geluduk juga terdengar sampai Yogyakarta eerr sereem.



Sabtu, 01 Februari 2014

Observasi Diri

Hari ini saya sedang bersemangat yiihaa !!
Yah karena mendapat pencerahan baru setelah melewati masa-masa terpuruk IP yang belum sesuai target, hiks :'(
Nah, setelah intropeksi diri kenapa IP saya menyedihkan gitu saya menemukan beberapa faktor penyebabnya antara lain :

  • Saya kurang giat belajar
Yah gimana nilai mau bagus kalo belajar dikit-dikit ngantuk, finally ketiduran zZzzz. Kalau gak ketiduran ya hobi saya berpikir "entar" saat mau belajar. Di papan My Daily Activities jam 07.30 time to study tapiii batin saya berucap entaar ah masih jam segituu hehe. Nah ini akan saya ubah !
  • Terlalu capek  di kegiatan diluar perkuliahan
Nah ini nih yang menjadi problem sejak di bangku SMP, saya terlalu fokus pada kegiatan-kegiatan lain seperti dalam organisasi, komunitas, dsb. Semester 2 nanti harus bener-bener bisa bagi waktu. Kuliah tetep nomer wahid !
  • Lagi-lagi sakit 
Ini juga imbas dari seabrek aktivitas yang saya lakukan. Terlalu ngoyo sehingga si body kurang perhatian jadilah sakit. Trus apa hubungannya sama IP ?? Nah, menurut penelitian kondisi tubuh seseorang berdampak pada proses belajar, kondisi fisik yang segar bugar akan memberikan pengaruh positif pada kegiatan individu sedangkan kondisi fisik yang lemah akan menghambat tercapainya hasil belajar yang maksimal. Maka dari itu kedepan saya akan lebih care lagi sama si body :)
  • Ngantuk di kelas zzZZz
Dosen yang tengah berjuang menjelaskan mata kuliah tiba-tiba dalam dunia saya seperti sedang mendongeng kisah 1001 malam. Mungkin ini dampak dari "hobi" begadang kali yak. Pasalnya hampir tiap hari saya tidur lewat tengah malam o_O Selain berdampak negatif pada si body, begadang juga bener-bener sukses bikin saya melewatkan penjelasan emas dari sang dosen yah jadi gak maksimal dapat ilmunya :(

Itulah hasil observasi saya terhadap diri saya sendiri. Pokoknya itu semua akan saya ubah mulai sekarang. Sambut semester 2 dengan semangat baru...yooss !!