Sabtu, 01 Maret 2014

Mengenal Istilah dalam SPH

Istilah-istilah dalam SPH ( Struktur Perkembangan Hewan )
1. Istilah Makroanatomi
a. Inspectio
Mengamati suatu spesimen secara langsung tanpa menggunakan alat tambahan.
b. Sectio
Membuka dinding badan spesimen untuk menyelidiki bagian-bagian di dalamnya. Setelah melakukan sectio kita dapat menentukan topografi.
Alat yang digunakan : pinset, gunting, sclapel, pinset, bak parafin, tulus, sonde, dll.

Topografi : letak organ-organ di dalam tubuh. Dibedakan menjadi 2 :
- skeletopi : letak organ-organ di dalam tubuh terhadap skeleton.
- syntopi   : letak dan hubungan suatu organ dengan organ lain.

c. Istilah arah letak suatu organ
> Cranial : ke arah kepala ( cranium : kepala )
> Caudal : ke arah ekor ( cauda : ekor )
> Ventral : ke arah perut ( venter : perut )
> Dorsal : ke arah punggung ( dorsum : punggung )
> Posterior : ke arah belakang
> Anterior : ke arah muka
> Sinister : kiri
> Dexter : kanan
> Abdominal : ke arah perut ( abdomen : perut )
> Thoracal : ke arah dada ( thorax : dada )
> Superior : ke arah atas
> Inferior : ke arah bawah
> Lateral : ke arah samping
> Medial : ke arah tengah
> Proximal : ke arah mendekati sumbu badan
> Distal : ke arah menjauhi sumbu badan

2. Istilah mikroanatomi
a. Lumen : saluran yang terdapat di dalam suatu struktur tabung
b. Tunika mukosa : lapisan dinding paling dalam dari organ yang berbentuk tabung atau saluran yang membatasi lumen
c. Tunika muscularis : lapisan dinding organ yang terdiri dari jaringan otot
d. Tunika adventitia / tunika serosa : lapisan dinding paling luar dari organ
e. Lamina proparia : lapisan tipis disusun oleh jaringan ikat longgar ( biasanya dapat dijumpai di tunika mukosa dan tunika submukosa )
f. Korteks : bagian luar suatu organ
g. Medulla : bagian tengah organ
h. Superficial : permukaan organ


source : Buku Petunjuk Praktikum SPH

Tidak ada komentar:

Posting Komentar